SINOPSIS DAN ANALISIS AYAHKU BUKAN PEMBOHONG KARYA TERE LIYE

    SINOPSIS DAN ANALISIS AYAHKU BUKAN PEMBOHONG KARYA TERE LIYE

oleh Niken Yuni Astuti

https://www.kompasiana.com/

Novel Ayahku Bukan Pembohong  merupakan novel  karya Tere Liye, diterbitkan   pertama kali  pada tahun 2011 dengan jumlah 304 halaman. Novel ini menceritakan seorang anak bernama Dam sebagai tokoh utama yang tumbuh dan dibesarkan dengan dongeng-dongeng kesederhanaan hidup. Sejak kecil ia di hujani dongeng-dongeng yang di ceritakan ayahnya mulai dari Suku Penguasa Angin, Lembah Bukhara, Kisah Si Nomor Sepuluh, Kisah Si Raja Tidur, dan lain sebagainya. Namun, Ayahnya selalu melarang Dam untuk menceritakan Dongeng- dongeng itu kepada temannya. Ayahnya ingin menjadikan Dam menjadi orang yang sukses dan lebih hebat dari dirinya, Sehingga Dam menjadikan dongeng-dongeng itu sebagai hadiah dari ayahnya dan motivasi hidupnya, Namun, semakin dirinya tumbuh dewasa dirinya mulai meragukan, Ayahnya justru marah ketika Dam mempertanyakan kebenaran dari dongeng-dongeng tersebut. Saat dirinya berumur 20 tahun dan mempunyai anak, ia menganggap bahwa apa yang di ceritakan ayahnya adalah suatu kebohongan, sampai akhirnya dirinya mulai menjauhkan kedua anaknya, Zas dan Qon dari kakeknya ketika sang kakek mulai menceritakan kisah-kisah yang sama yang sering ia dengarkan dulu sewaktu kecil. Dam mulai membenci Ayahnya. Sampai ayahnya mengembuskan nafas terakhir Dam masih tidak mempercayai semua cerita yang ayahnya katakan. Namun, kejutan datang datang saat pemakaman selesai. Semua tokoh yang Ayahnya ceritakan satu persatu mulai berdatangan untuk bela sungkawa. Dam sangat kaget melihat kehadiran mereka, Mereka menceritakan betapa kesederhanaan yang ayahnya terapkan semasa hidup hingga membuat mereka trenyuh. Dam menyesali telah menganggap ayahnya berbohong. Novel Ayahku bukan Pembohong dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami dengan latar yang sangat mengaggumkan, serta banyak sekali kata-kata motivasi yang membuat para pembaca tidak bosan.

Unsur-Unsur Instrinsik Novel Ayahku bukan Pembohong :

a)             Tema

Tema yang diangkat dalam cerita ini mengusung tema kasih sayang dimana seorang ayah dengan tulus menyayangi anaknya tiada batas.

 

Tokoh dan penokohan dalam Novel Ayahku bukan Pembohong diantaranya :

·                Dam adalah seorang anak yang cerdas dan tidak mudah percaya, memiliki sifat penurut dan serba ingin tahu, sayanhgnya ketika sudah dewasa dirinya membenci sang ayah karena dianggap semua kisah yang di ceritakan ayahnya dulu adalah suatu kebohongan.

·                Ayah, Sosok yang memiliki sifat baik, jujur, sederhana, penyayang dan baik hati.

·                Ibu sosok yang perhatian, baik, peduli dan perhatian.

·                Jarjit adalah seorang anak yang sombong, suka pamer, pendendam, iri dengki.

·                Taani adalah teman Dam seorang anak yang pintar dan selalu menjadi tempat Dam menceritakan kisah-kisah dari Ayahnya kepada Taani.

·                Retro adalah teman Dam yang suka membaca buk.

·                Johan adalah teman Dam yang memiliki sifat ingin tahu dan penasaran dengan cerita-cerita dari Dam.

·                Sang kapten adalah tokoh yang menjadi inspirasi dam agar menjadi anak yang lebih baik lagi dalam segala hal.

·                Zas anak dari Dam yang juga suka mendengarkan cerita-cerita kakeknya

·                Qon anak dari Dam yang juga suka mendengarkan cerita-cerita kakeknya

·                Alim Khan adalah salah satu tokoh dalam cerita ayahnya.

 

b)             Latar

1.              Latar Tempat :

Rumah Dam : Lima belas detik ruang keluarga lengang.

Sekolah : Aku terlambat setengah jam. Ibu guru menyuruhku berdiri di pojok kelas.

Lembah Bukhara : ”Lembah itu adalah bukti proses panjang, saling menghargai manusia dan alam, pemahaman yang baik, penguasaan ilmu pengetahuan serta kebijakan luhur manusia. Butuh seratus tahun agar Lembah Bukhara menjadi seperti yang Ayah lihat.

Padang Rumput Luas : Saking luasnya padang rumput itu, ada tiga negara yang menguasai teritorialnya, dan masing-masing tetap mahaluas. Butuh tiga hari tiga malam menumpang bus cepat untuk melintasi padang rumput dari ujung ke ujung

2.              Latar dalam novel ini adalah :

Pagi hari : Pagi yang indah, di depan rumah kami.

Siang Hari : Menjelang makan siang, sudah sebelas teman lain menyusul.

Sore hari : Sore hari amat menyenangkan di perkampungan itu

Malam hari  : Maka malam ini, ketika Ayah dengan riang menemani anak-anaku, Zas dan Qon, menceritakan kisah-kisah  hebatnya pada masa mudanya, aku hanya bisa menghela napas tidak suka.

c)              Alur cerita

Dalam novel ini menggunakan alur Campuran. Saat bagian pertama  penulis menceritakan tentang Zas dan Qon yang sangat antusias saat mendengarkan cerita dari Kakeknya, kemudian menceritakan kembali  masa lalu Dam saat masih kecil. Berlanjut menceritakan kehidupan Dam dewasa.

d)             Sudut pandang

Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam cerita ini adalah sudut pandang orang pertama yang serba tahu. Dimana tokoh Dam  sebagai sudut pandang pertama Aku, yang serba tahu  dalam novel Ayahku bukan pembohong. 

e)              Amanat

Amanat yang dapat di ambil dalam novel Ayahku bukan pembohong adalah jangan pernah membenci Ayah karena ketika beliau sudah tidak ada yang tersisa hanya perasaan bersalah. Kasih sayang seorang ayah kepada anak tiada batas. Tidak perlu membalas keburukan orang dengan perlakuan yang sama.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Puisi Doa Karya Chairil Anwar

RESENSI NOVEL LAUT PASANG 1994